Kita hidup di zaman di mana segalanya ada karena yang-lain menghilang atau lenyap atau berganti atau bertukar. Zaman ini membuat setiap orang hidup tanpa kesemogaan, tak ada lagi raihan tangan lain yang tak terlihat. Semua adalah ihwal yang didapati tangan sendiri.
Aku tidak mencintaimu karena satu, dua atau tiga alasan yang saling mengikuti. Aku tidak berpura-pura bahwa di setiap harinya ada kesemogaan dalam pandangku, dalam tawa yang absurd.
Aku mencintaimu. Itu saja.
No comments:
Post a Comment